Mengenali Tanda Awal Kehamilan Setelah Berhubungan

Pada kesempatan kali ini, tespek.com, salah satu website terlengkap yang menyediakan berbagai informasi mengenai Kehamilan, Kelahiran, Bayi, dan Kesehatan, akan membahas tentang Cara Mengenali Tanda Awal Kehamilan Setelah Berhubungan.

Bagi Pasutri (Pasangan Suami Istri), memiliki seorang buah hati adalah salah satu tujuan utama untuk memperoleh kehidupan rumah tangga yang bahagia. Namun, kadang-kadang sering terjadi hal yang tidak diinginkan seperti Keguguran, dan lain sebagainya, karena kita terlambat mengetahui “Tanda Kehamilan”, dan tetap memaksakan diri untuk melakukan hal yang bisa meresikokan janin.  Karena itu, dibutuhkan perhatian dan pengetahuan dalam mengenai Tanda-tanda awal kehamilan tersebut. Tujuannya, tentu saja untuk menghindarkan istri melakukan hal yang beresiko, dan memprioritaskan kesehatan janin selanjutnya.


Meskipun cukup sulit untuk dideteksi, dalam kurun waktu kehamilan sekitar 1 Minggu, sudah ada tanda-tanda yang cukup jelas, beberapa diantaranya adalah :

-          Rasa Kantuk Dan Lelah Yang  Luar Biasa

Pada awal kehamilan, mayoritas (tidak semua)  calon ibu yang merasakan rasa Kantuk dan Lelah yang luar biasa, serta intensitasnya sangat tinggi. Hal ini sebenarnya wajar saja karena  terjadi perubahan hormon, dan beberapa organ vital seperti Ginjal, Jantung, Paru-Paru, dan organ dalam lainnya mengalami peningkatan kinerja.

-          Intensitas Buang Air Kecil Tinggi

Tanda kehamilan kedua adalah sering buang air kecil (pipis). Hal ini disebabkan oleh peredaran yang semakin lancar, serta keberadaan janin secara langsung akan menekan kandung kemih calon ibu.  Hal ini juga disebabkan oleh konsumsi air yang semakin tinggi karena faktor pertama, sehingga semakin banyak pula cairan yang keluar.

-          Mual / Muntah

Gejala selanjutnya adalah yang paling umum dialami oleh Calon Ibu didalam berbagai kasus kehamilan. Penyebab utamanya adalah dengan semakin lancarnya peredaran darah dan saluran kecing, akan membuat efek perih di bagian perut calon ibu, sehingga kadang mereka merasakan mual dan ingin muntah secara bersamaan.  Meskipun tanda-tanda ini memang agak merepotkan, namun biasanya akan menghilang dengan sendirinya pada trisemester kedua.